|
| Multimeter |
FauziPedia - Macam-macam alat ukur elektronika. Alat ukur sangat penting dalam dunia teknologi dan industri karena digunakan untuk mengukur, memonitor, dan mengontrol berbagai parameter dalam sistem dan peralatan. Tanpa alat ukur, sangat sulit untuk mengetahui kondisi atau performa suatu sistem, atau memperbaiki masalah pada sistem tersebut.
Sebelum kemunculan teknologi digital, alat ukut listrik seperti multimeter, oscilloscope, dan generator fungsi masih menggunakan teknologi analaog. Alat ukur analog menghasilkan output yang berbentuk sinyal listrik atau gelombang yang ditampilkan pada layar analog atau melalui jarum petunjuk.
Macam-macam Alat Ukur Listrik dan Fungsinya
1. Ampere Meter
|
| Ampere Meter |
Ampere meter atau ammeter adalah alat ukur listrik yang digunakan untuk mengukur arus listrik yang mengalir dalam suatu rangkaian atau kabel. Satuan arus listrik yang diukur oleh ammeter adalah ampere (A)
Berikut adalah cara menggunakan ampere meter:
- Pastikan alat ukur yang digunakan sesuai dengan nilai arus listrik yang akan diukur.
- Matikan sambungan listrik pada rangkaian yang akan diukur arusnya.
- Sambungkan amperemeter secara seri pada rangkaian listrik yang akan diukur arusnya.
- "Kabel merah pada titik sambungan listrik yang masuk, sedangkan kabel hitam pada titik keluaran listrik"
- Pastikan amperemeter berada dalam jangkauan pengukuran arus yang sesuai dengan rentang arus listrik yang akan diukur.
- Nyalakan sumber listrik dan biarkan arus mengalir dalam rangkaian.
- Baca hasil pengukuran arus listrik pada amperemeter. Pastikan bahwa hasil pengukuran yang ditampilkan dalam satuan ampere (A) dan berada dalam rentang arus yang aman untuk peralatan atau rangkaian yang diukur.
- Setelah selesai mengukur arus listrik, putuskan sambungan listrik dan lepaskan amperemeter dari rangkaian.
NB:Perlu diingat bahwa penggunaan amperemeter harus dilakukan dengan hati-hati karena arus listrik dapat berbahaya jika tidak ditangani dengan benar. Pastikan untuk selalu mematuhi instruksi penggunaan alat ukur dan memahami risiko yang terkai dengan pengukuran arus listrik.
2. Volt meter
|
| Volt Meter |
Voltmeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur besaran tegangan listrik atau beda potensial listrik antara dua titik dalam suatu rangkaian listrik. Voltmeter tersedia dalam berbagai jenis, seperti analog atau digital, serta memiliki rentang pengukuran yang berbeda-beda.
Cara menggunakan: Hubungkan kabel probe voltmeter secara paralel dengan rangkaian listrik yang akan diukur, yakni menghubungkan kabel positif pada titik yang memiliki potensial listrik yang lebih tinggi dan kabel negatif pada titik yang memiliki potensial listrik yang lebih rendah.
3. Ohm Meter
|
| Ohm Meter |
Ohm meter adalah sebuah alat ukur listrik yang digunakan untuk mengukur nilai hambatan listrik atau resistansi suatu benda. Sastuan hambatan listrik diukur dalam ohm (Ω), dan ohm meter digunakan untuk mengukur hambatan listrik dari sebuah benda dalam satuan ohm, seperti kabel, resistor dan komponen listrik lainnya.
- Pastikan sumber daya listrik yang akan diuji telah dimatikan dari sikuit listrik. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kerusakan pada ohm meter atau bahaya kebakaran dan kejutan listrik.'
- Hubungkan ujung pengukur ohm meter ke titik uji atau terminal yang ingin diukur hambatannya.
4. Watt Meter
|
| Watt Meter |
Watt meter adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengukur daya listrik yang dikonsumsi oleh suatu perangkat atau sistem listrik. Daya listrik diukur dalam saruan watt (W) yang menggambarkan besarnya energi yang dikonsumsi oleh perangkat dalam satu detik.
Watt meter serung digunakan di berbagai industri dan aplikasi, termasuk di rumah tangga untuk mengukur konsumsi energi listrik peralatan elektronik, di gedung perkantoran untuk mengukur konsumsi energi dari sistem pencahayaan dan pendinginan udara, dan di fasilitas industri untuk mengukur konsumsi energi dari mesin-mesin produksi dan sistem pengolahan.
5. Oscilloscope
|
| Oscilloscope |
Oscilloscope adalah alat pengukur listrik yang digunakan untuk menampilkan bentuk gelombang sinyal listrik dalam bentuk grafik. Alat ini biasanya digunakan dalam bidang elektronik, telekomunikasi, dan fisika untuk melihat sinyal listrik yan berubah seiring waktu.
Oscilloscope bekerja dengan menangkap sinyal listrik dan menampilkannya sebagai grafik pada layar. Grafik ini biasanya ditampilkan dalam bentuk gelombang dengan sumbu horizontal menunjukkan waktu dan sumbu vertikal menunjukkan amplitudo sinyal. Dengan menggunakan oscilloscope, kita dapat melihat berbagai karakteristik sinyal listrik, seperti frekuensi, amplitudo, lebar pulsa, dan bentuk gelombang.
Oscilloscope tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran, dari yang kecil dan portabel hingga yang besar dan kompleks. Alat ini biasanya digunakan oleh insinyur, teknisi ,dan ilmuwan dalam berbagai bidang untuk melakukan pengukuran, analisis, dan pemecahan masalah pada sinyal listrik.
6. Generator fungsi
|
| Generator Fungsi |
Generator Fungsi adalah alat ukur elektronik yang dapat menghasilkan atu membangkitkan gelombang berbentuk sinus, segitiga, segiempat dan bentuk gelombang pulsa. Generator Fungsi dapat memberikan suatu pilihan bentuk gelombang yang frekuensinya dapat diatur sepanjang range yang lebar.







